Ahsan/Rian akan jalani debut 2017 di China.

JAKARTA, JUARA.net – Pasangan ganda putra nasional, Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro, akan menjalani debut turnamen pada kalender kompetisi 2017 di China.

Menurut pelatih kepala ganda putra nasional, Herry Iman Pierngadi, Ahsan/Rian dijadwalkan mengawali perjalanan tahun ini pada turnamen China International Challenge, 10-15 Januari.

“Ahsan dan Rian butuh mengumpulkan poin supaya bisa lolos ke All England. Makanya, mereka diberangkatkan ke turnamen ini,” tutur Herry di hall pemusatan latihan nasional (pelatnas) Cipayung, Rabu (4/1/2017).

“Harapan saya, dengan level permainan yang dimiliki, mereka bisa menjadi juara di sana,” kata Herry lagi.

Setelah berlaga di China, Ahsan/Rian akan melanjutkan perjuangan mengumpulkan poin ke Malaysia.

Di Negeri Jiran, Ahsan/Rian dijadwalkan bertanding pada turnamen Malaysia Masters yang menjadi turnamen level grand prix gold pertama tahun ini.

“Di Malaysia, target yang saya berikan ke Ahsan dan Rian adalah babak semifinal. Kalau mereka bisa memenuhi dua target pada dua turnamen ini, poin untuk ke All England aman,” ujar Herry.

Berdasarkan perhitungan Herry, Ahsan/Rian setidaknya membutuhkan 5.000 poin dari setiap turnamen yang diikuti.

Artinya, secara keseluruhan Herry mengharapkan Ahsan/Rian bisa kembali ke Tanah Air dengan raihan 10.000 poin.
Selain Ahsan/Rian, Herry juga telah menjadwalkan turnamen untuk pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Berry Angriawan/Hardianto.

Kedua pasangan tersebut akan dikirim ke Malaysia Masters dan Syed Modi International Championship (24-29 Januari).

Sementara itu, dua pasangan ganda putra lain, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, langsung difokuskan mengikuti turnamen superseries premier pertama tahun ini, All England (7-12 Februari).

“Kemungkinan besar sebelum ke All England, mereka akan turun di Kejuaraan Asia Beregu dulu. Setelah itu, mungkin akan ke Jerman Terbuka. Namun, fokus utama tetap di All England,” kata Herry.

Ganda putra Indonesia meraih rapor merah pada All England 2016. Tahun lalu, pencapaian terbaik ganda putra Indonesia adalah babak kedua.

Kala itu, unggulan kedua Ahsan/Hendra Setiawan kalah dari wakil Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (15-21, 21-15, 17-21), sedangkan Angga/Ricky tumbang di tangan pasangan Jepang, Kenichi Hayakawa/Hiroyuki Endo (14-21, 21-15, 14-21).

Berita Lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *